Dandim 0624/Kab Bandung hadiri upacara Pelantikan dan Penyumpahan Prajurit Dikmata Infanteri TNI AD Gel II ta 2026
BANDUNG - Sebanyak 1.452 prajurit Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri dan Kesehatan TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam Upacara Penutupan Pendidikan, Pelantikan dan Penyumpahan Prajurit Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026.
Upacara tersebut dilaksanakan di Lapangan Sapta Marga Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Kampung Cikole RT 04/RW 04, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu (9/9/2026), mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah, S.Hub., Int., bersama unsur pimpinan TNI AD serta para orang tua dan keluarga prajurit yang dilantik.
Dalam amanatnya, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa bangga kepada seluruh mantan siswa Dikmata Infanteri dan Dikmata Kesehatan TNI AD Gelombang II TA 2026 yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan latihan.
Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, semangat juang dan ketekunan yang telah kalian tunjukkan selama mengikuti pendidikan. Namun, pelantikan hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam melaksanakan pengabdian sebagai prajurit TNI Angkatan Darat, ” tegas Pangdam.
Pangdam menekankan bahwa prosesi pelantikan dan pengucapan Sumpah Prajurit harus dimaknai secara sungguh-sungguh. Sumpah Prajurit bukan sekadar seremonial, melainkan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, bangsa dan negara untuk senantiasa mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan, loyalitas dan tanggung jawab.
Para prajurit yang baru dilantik juga diingatkan untuk senantiasa memegang teguh Pancasila dan UUD 1945 serta memiliki komitmen dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Jadikan seluruh bekal yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan sebagai landasan dalam melaksanakan setiap tugas. Terus kembangkan kemampuan melalui kemauan untuk belajar dan beradaptasi terhadap perkembangan situasi serta tuntutan tugas TNI AD, ” ujarnya.
Lebih lanjut, Pangdam berpesan agar para prajurit menjadi sosok yang profesional, tangguh dan adaptif serta mampu memberikan pengabdian terbaik, baik di satuan maupun di tengah masyarakat.
Pangdam juga mengingatkan agar Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI senantiasa dijadikan pedoman dalam setiap langkah pengabdian. Para prajurit diminta menjaga kehormatan diri, keluarga, satuan dan institusi TNI AD serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak nama baik dan masa depan.
Jadilah prajurit yang kehadirannya memberikan rasa aman, mampu menjadi solusi dan selalu dicintai rakyat, ” pesan Pangdam.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi juga menyampaikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada para orang tua serta keluarga prajurit atas doa, keikhlasan dan dukungan yang telah diberikan sehingga putra-putra terbaik bangsa dapat menyelesaikan pendidikan dan dilantik menjadi prajurit TNI AD.
Apresiasi juga disampaikan kepada Danrindam III/Siliwangi beserta seluruh pembina, Gumil, pelatih dan unsur pendukung atas dedikasi dalam mendidik dan membina para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Pangdam menekankan agar evaluasi dan penyempurnaan pendidikan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk prajurit TNI AD yang profesional serta siap menghadapi tuntutan tugas di masa mendatang.
Dengan dilantiknya 1.452 prajurit tersebut, diharapkan seluruh prajurit muda TNI AD mampu mengimplementasikan nilai-nilai keprajuritan yang telah diperoleh selama pendidikan serta senantiasa menjunjung tinggi kehormatan, disiplin, loyalitas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Asep Hendra Wijana